Jika Lobi Demokrat Gagal, Selanjutnya Apa?

Jelang SIDANG PARIPURNA HAK ANGKET SKANDAL BANK CENTURY, 2 maret mendatang, PARTAI DEMOKRAT atau PD dan STAF KHUSUS PRESIDEN SBY semakin gencar mengadakan LOBI POLITIK dengan fraksi dan pimpinan PARPOL. Meskipun sejauh ini usaha tersebut dapat dianggap gagal, namun mereka tetap berusaha memanfaatkan sedikit waktu yang tersisa untuk mengubah, atau setidak-tidaknya, makin memperlunak keputusan akhir. Namun jika tetap gagal, selanjutnya apa? Apakah PD atau SBY akan bersikap keras terhadap anggota PARTAI KOALISI yang dianggap mbalelo itu?

logoKalau melihat kerasnya pernyataan seorang petinggi PD, Amir Syamsudin, terkait penelikungan fraksi anggota PARTAI KOALISI pemerintah di PANSUS CENTURY, nampaknya pemberian sangsi keras merupakan keniscayaan. Namun apakah PD akan seberani itu?

Jika kita cermati, pemberian sangsi kepada anggota PARTAI KOALISI pemerintah yang mbalelo, merupakan dilema yang sangat berat bagi PD. Jika sangsi dianggap terlalu berat, mereka mungkin akan memutuskan keluar dari koalisi dan bergapung dengan oposisi. Hal ini tentu akan mengubah peta kekuatan di parlemen yang jelas merugikan PD. Tetapi jika sangsi terlalu ringan atau bahkan tidak ada sangsi sama sekali, mereka akan menganggap apa yang dilakukan sudah benar dan berpotensi untuk terualang kembali di masa mendatang. Tentu keduanya bukan yang diharapkan oleh PD.

Sejak awal, semestinya PD dan SBY sudah paham, bahwa KOALISI PARTAI POLITIK seperti yang mereka harapkan tidak mungkin terjadi di Indonesia. Setidak-tidaknya untuk saat ini. Karena setiap PARTAI POLITIK atau PARPOL masih berusaha memantapkan posisinya untuk mendapatkan kekuasaan. Sehingga mereka akan berpikir ratusan atau ribuan kali untuk melawan arus besar yang terbentuk dan berkembang di masyarakat. Mereka menganggap terlalu besar resiko yang mesti ditanggung jika melawannya. Daripada kehilangan suara di pemilu mendatang, mereka lebih memilih untuk mengorbankan KOALISI. Tapi lucunya, mereka enggan keluar dari KOALISI meskipun jelas-jelas berseberangan dengan sang pemimpin.

Kita anggap bahwa PD, sebagai pemimpin PARTAI KOALISI, sudah punya mekanisme standard untuk menertibkan anggota koalisinya yang dianggap nakal. Harapannya PD bisa bermain lebih cantik daripada aksi mereka di ajang PANSUS SENTURY, atau…mereka semakin semakin terlihat buruk di mata sebagian besar masyarakat dan mulai mengkhawatirkan posisinya di pemilu 2014 mendatang. Atau malah malah lebih awal dari itu?

Kita tunggu setelah ada keputusan final posisi anggota PARTAI KOALISI pemerintah tersebut pada SIDANG PARIPURNA DPR yang akan memutuskan kesimpulan akhir dan rekomendasi DPR atas hasil kerja PANSUS HAK ANGKET SKANDAL BANK CENTURY, pada tanggal 2 maret 2010 mendatang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s