Paska Pembentukan TPF dan Pengungkapan Hasil Sadapan KPK

gambar-ekodetoKeputusan Presiden SBY untuk membentuk TPF kasus Bibit-Chandra dan sidang MK hari ini yang memperdengarkan hasil sadapan telpon Anggodo, apakah akan memicu perubahan dalam penangan kasus dua pimpinan non-aktif KPK oleh POLRI?

Ada dua kejadian penting dalam dua hari terakhir ini terkait penanganan kasus Bibit-Chandra oleh POLRI. Pertama, keputusan Presiden SBY untuk membentuk Tim Pencari Fakta kasus Bibit-Chandra. Tim ini akan bekerja selama kurang-lebih dua minggu, dan hasilnya akan diberikan kepada Presiden untuk menetapkan langkah lebih lanjut, agar kasus ini tak berlarut-larut.

Yang kedua, keputusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan KPK untuk memperdengarkan hasil sadapan telpon Anggodo, yang diduga merupakan upaya untuk merekayasa kriminalisasi terhadap dua pimpinan KPK non-aktif Bibit dan Chandra.

Meskipun kedua hal tersebut sangat penting, namun kita tak bisa banyak berharap tekanan masyarakat tertentu terhadap POLRI untuk membebaskan Bibit dan Chandra, akan surut. Bahkan mungkin akan semakin menggila!

Namun apakah kita juga tak bisa berharap agar POLRI berbesar hati untuk meninjau ulang langkah-langkah mereka dalam menangani kasus kedua pimpinan KPK non-aktif?

Satu hal yang seharusnya dilakukan POLRI adalah menindak lanjuti hasil sadapan KPK atas kemungkinan rekayasa dan kriminalisasi penanganan dan penahanan Bibit dan Chandra. Karena kalau benar ini yang terjdi, akan merupakan aib bagi institusi POLRI. Dan satu-satunya cara untuk membersihkan aib ini adalah dengan menyelidiki kemungkinan rekayasa oleh oknum polisi serta jaksa, dan menindak tegas terhadap oknum yang terlibat.

Hal tersebut dapat diawali dengan meminta, BUKAN MENYITA, hasil sadapan KPK atau salinannya, dan memanggil Anggodo, akan segera dilakukan, untuk diminta keterangannya. Bahkan lebih baik lagi kalau POLRI dan KPK bekerja-sama mengungkap kasus ini. HITUNG-HITUNG UNTUK MENCAIRKAN KEBEKUAN ANTARA KEDUA LEMBAGA HUKUM.

One response to “Paska Pembentukan TPF dan Pengungkapan Hasil Sadapan KPK

  1. Setelah tau bhw anggodo bersalah ya tangkap dong, kok malah diam aja polri walaupun candra dan bibit sdh bebas tp anggodo gak ditahan, kurang ajar kan namanya ?

    Kata Penyidik belum cukup bukti?! Anggoro sudah dilepas lagi kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s